Banner
Divisi Data Litbang DikbudKementerian Pendidikan
Jajak Pendapat
Bermanfaatkah Website sekolah bagi anda
Ragu-ragu
Tidak
Ya
  Lihat
Bagaimana menurut Anda tentang tampilan website ini ?
Bagus
Cukup
Kurang
  Lihat
Statistik

Total Hits : 370347
Pengunjung : 108608
Hari ini : 35
Hits hari ini : 101
Member Online :
Browser : Opera Mini
:: Kontak Admin ::

   021-7562197
Agenda
02 December 2021
M
S
S
R
K
J
S
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8

COVID-19

Tanggal : 04/30/2020, 22:00:11, dibaca 606 kali.

Pandemi virus Corona (COVID-19) masih melanda Indonesia hingga saat ini, tak terkecuali wilayah Cisauk dan sekitarnya. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengatakan sudah memiliki tiga skenario pembelajaran dari rumah dalam menghadapi pandemi tersebut.

Dalam menghadapi wabah COVID-19 yang masa akhir penyebarannya belum pasti, maka Kemdikbud menyiapkan 3 skenario pembelajaran siswa. jika pandemi COVID-19 selesai pada Juni, siswa dapat kembali masuk ke sekolah di awal tahun ajaran baru. Sementara jika pandemi Corona berakhir di akhir Agustus atau September, siswa akan tetap melaksanakan sistem belajar dari rumah (BDR) hingga pertengahan semester ganjil 2020/2021.

Sesuai protokol kesehatan pencegahan Covid-19, pelaksanaan PPDB menggunakan sistem dalam jaringan (daring/ online) untuk menghindari berkumpulnya siswa dan orang tua di sekolah. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengubah jumlah presentase dalam kebijakan PPDB 2020. Persentase yang berubah sebagai berikut:

1. Jalur zonasi minimal 50 persen
2. Jalur afirmasi minimal 15 persen
3. Jalur perpindahan orangtua/wali maksimal 5 persen
4. 30% jalur prestasi berdasarkan UN ataupun prestasi akademik dan non-akademik lainnya



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas